Monday, 23 November 2015

Disc Jockey (DJ)

Asal mula Disc Jockey
Istilah DJ ini pertama kali digunakan untuk menggambarkan seorang penyiar radio yang akan memperkenalkan dan memainkan rekaman gramofon yang populer. Rekaman pada media ini, juga dikenal sebagai "cakram" di mana dalam industri ini dimainkan oleh penyiar-penyiar radio, oleh karena itu nama disc jockey dan selanjutnya lebih akrab dikenal sebagai DJs atau deejays. Sekarang karena berbagai faktor, termasuk musik yang dipilih, para pendengarnya, penyetelan kinerja, media yang digunakan dan perkembangan dari manipulasi suara, telah menghasilkan berbagai macam teknik DJ.

Yang dilakukan seorang DJ
Aksi fisik daripada seorang DJ adalah memilih dan memainkan rekaman-rekaman suara disebut deejaying, atau DJing dan cakupan kesempurnaan dari memainkan secara sederhana satu seri rekaman-rekaman (terkait pengacaraan, atau menyusun sebuah daftar putar, sampai memanipulasi rekaman-rekaman, menggunakan berbagai teknik seperti pengadonan audiopengisyaratan (cueing), pemfrasean (phrasing), pemenggalan (cutting), penggesekan (scratching), dan penyelarasan ketukan (beatmatching), atau sering juga mengacu pada membuat komposisi musik asli.

Peralatan
Peralatan paling pokok yang diperlukan untuk seorang DJ untuk menjalankan aksinya terdiri dari:
  • Rekaman suara dalam berbagai medium (seperti piringan hitam, CD, berkas MP3, dsb.)
  • Paling tidak mempunyai dua macam peralatan untuk memutar kembali (playback) rekaman-rekaman suara tersebut dan untuk tujuan memilih memainkan kembali rekaman secara maju mundur (seperti pemutar rekor, pemutar cakram padat, pemutar MP3)
  • Sebuah sistem tata suara (sound system) untuk menguatkan dan memperbesar volume suara (Seperti sistem portabel audio, penyiar gelombang radio)
Juga peralatan penunjang lain seperti sebuah pengadon (mixer) yang digunakan untuk menyelaraskan dua atau lebih peralatan putar-balik. sebuah mikrofon yang digunakan untuk menguatkan suara manusia, dan fonkepala (headphone) yang digunakan untuk mendengarkan rekaman sambil memutarkan pemutar yang lain, tanpa kehilangan kontrol suara yang didengarkan pendengarnya, adalah sangat diperlukan. Macam-macam peralatan juga dapat ditambahkan , termasuk pencuplik (sampler), mesin drum, pengolah efek, tatakan selip (slipmat), dan Sistem Kinerja Terkomputerisasi (Computerized Performance Systems).

Tipe-Tipe DJ


Ada beberapa tipe DJ yang berkembang saat ini. Sebut saja seperti club dj, mobile dj, radio dj, turntablist, live pa dan banyak macam lainnya. Tipe-tipe dj ini sebenarnya di kategorikan karena perbedaan tujuan music, tempat, peralatan dan beberapa hal lainnya. Misal saja club dj bisa dikategorikan sebagai seorang DJ yang bermain di club dan memutar musik agar audiens dapat menikmati musik sambil berdansa. Kalau radio DJ biasanya bermain di studio radio kemudian music di pancarkan lewat gelombang radio dan didengarkan oleh pendengarnya lewat radio set.
Pada saat seorang DJ melakukan aksinya di berbagai tempat, peran serta seorang dj mungkin bervariasi tergantung pada pengaturan atau tujuan musik yang disuguhkannya.
Dalam pengertiannya, aksi memilih dan memainkan rekaman suara untuk pendengar yang menginginkan adalah sama untuk setiap DJ. Tetapi Musik yang dipilihnya, Media yang digunakan, dan tingkatan kesempurnaan dari memanipulasi suara adalah faktor-faktor yang membuat tipe atau jenis DJ yang berbeda-beda.
Dibawah ini adalah daftar-daftar paling pokok dari tipe-tipe DJ yang bisa anda temui saat ini :
DJ Radio
 Seorang disc jockey radio adalah seseorang yang memilih dan memainkan musik yang kemudian disampaikan kepada pendengar melalui gelombang radio. Dalam pekerjaannya seorang radio DJ memilih, memutar requests dan membuka open dialog kepada pendengarnya melalui sms, telephone atau email.
Di Indonesia radio dj ini cukup pesat perkembangannya, hampir disemua kota di Indonesia ada radio djnya dan terus berkembang. Seorang radio DJ biasanya dituntut lebih untuk selalu komunikatif dan up to date dengan berita yang sedang beredar.

Bedroom DJ
Seseorang yang mempunyai peralatan dj (seperti turntables, mixer, CD decks ) dan mempunyai kesabaran untuk musik, namun tidak dimainkan di tengah keramaian publik seperti di club atau acara music show alias sebatas hobi saja. Biasanya bedroom DJ bermain untuk acara-acara private sendiri seperti pada pesta ulang tahun atau party bersekala kecil dan didengar untuk kalangan sendiri atau untuk keluarga dekatnya.
Club DJ 
Hasil gambar untuk dj club
Seorang DJ Club adalah seseorang yang memilih dan memainkan musik dalam sebuah setelan sound system club. DJ tipe Ini yang biasanya kita temui di club-club malam seperti discotheque, bar, cafe atau resto. Seorang Club DJ biasanya adalah sebagai resident atau dj tetap di club tempat dia bermain. Jenis musik untuk kebanyakan club dj ini adalah house, trance, hiphop atau urban music. Saat ini tipe DJ inilah yang paling umum selain radio DJ yang berkembang di Indonesia.
Musik-Musik DJ
Untuk genre (aliran) music, biasanya seorang DJ bisa memainkan segala jenis music mulai dari yang santai seperti chill out, jazz hingga ke music yang pumping seperti house atau trance. Jenis aliran music untuk DJ biasanya berbeda-beda untuk setiap individunya. Ada yang hiphop, house, trance, rock, pop top 40, dan lain sebagainya. Jadi misalkan anda mendengar DJ Riri atau DJ Innerlight atau DJ lain seperti DJ Radd bermain, maka anda akan mendengar bahwa musik yang mereka putar alirannya berbeda. Jadi sebenarnya tidak ada istilah DJ memiliki alirannya sendiri.
Berikut beberapa Genre musik yang sering dibawakan seorang DJ:
1. Techno
2. R&B
3.Electronic
4. Dubstep
5. Dance
6. Trance

No comments:

Post a Comment